Bogor, CAPEK.. LELAH.. TAPI ASIK EUY...!, itulah komentar yang keluar dari mulut temen-temen yang pada tanggal 23-24 Mei 2009 ikut dalam TURING GABUNGAN beberapa klub Vario dan Beat Jawa Barat dalam rangka menghadiri HUT Vario Owners Community Bogoryang ke 2 sekaligus melaksanakan kegiatan turing ke wilayah barat.
Klub-klub yang ikut dalam acara turing gabungan ini dari wilayah timur Jawa Barat ini adalah Banjar Vario Absolute (BAVAS) Banjar, Ciamis Honda Vario Club (CHVC), Vario Riders Club (VRC) Sumedang, Honda Vario Riders Club (HVRC) Bandung, Honda BeAT Riders Club (HBRC) Bandung, dengan kekuatan 50 motor, juga hadir temen-temen Vario & BeAT dari wilayah barat antara lain Vario Club Tangerang (VACTA), VOC Citraraya Tangerang, HBC Tangerang dan Vioners Jakarta.
"Sebenarnya HUT VOC Bogor ini tidak kami rayakan, berhubung temen-temen Vario dari wilayah Timur Jawa Barat memang ada acara turing ke Bogor, ya kesempatan ini kita manfaatkan untuk ajang silaturahmi, oleh karena itu kami mohon maaf kalau tidak semua klub bisa hadir disini" ujar Asep, salah satu pentolan VOC Bogor.
Selamat Hari Ulang Tahun ke 2 Untuk VOC Bogor, sampai ketemu nanti di Kuningan. BRAVO VARIO....
Pemutakhiran Terakhir ( Kamis, 28 Mei 2009 )
Low Rider Cantik
Ditulis Oleh web admin
Senin, 11 Mei 2009
Satu bukti lagi kalau modifikasi skubek nggak hanya mainan kaum Adam. Makhluk ayu berkulit bersih pun jadi betah nongkrong di bengkel modif demi tampilan skubek yang lebih asyik. Enggak percaya? Silakan tanya Yuliana Indrawati, si empunya BeAT bergaya low rider ini. Aliran yang selama ini seolah laki banget itu bisa menjadi cantik berkat sentuhannya.
“Awalnya hanya kepikiran pasang bordes variasi, eh setelah tiba di bengkel kayaknya seru juga dimodif low rider,” kata wanita cantik yang berprofesi sebagai instruktur senam ini. Ubahan yang dilakukan cukup berani untuk wanita seperti dirinya, karena selain nggak terlalu ngerti teknik motor, skubek ini menjadi kendaraan operasionalnya.
“Setelah pakai pelek lebar di belakang, naik motor jadi lebih mantap dan pede,” kata wanita 30 tahun ini. Itu tentu akibat pelek lebar 5 inci dan ban 140/60 di belakang menimbulkan riding impression seperti yang dirasakan Yuliana tadi.
Bunyi Suara “Tek” dari Bagian Depan Honda BeAT & Vario
Ditulis Oleh web admin
Senin, 11 Mei 2009
Honda BeAT termasuk skubek yang banyak diminati. Namun ada keluhan, terdengar suara yang mengganggu dari bagian depan. Bunyinya “tek” lumayan keras dari sekitar shockbreaker depan. “Biasanya (suara itu) akan timbul kalau roda depan melindas jalan berundak, sekalipun tidak terlalu tinggi,” ucap Yuli Haryadi yang mengeluhkan itu.
Keluhan serupa juga lumayan dan Em-Plus minta bantuan Ribut Wahyudi, Service Adviser Honda Bintang Niaga Jaya, Jl Mayor Oking, Cibinong-Bogor. Ia mekanik yang kebetulan biasa dan pernah menangani masalah seperti ini.
Katanya, gejala macam ini bukan termasuk cacat produksi, apalagi setelah dia mendalami sumber dan sebab timbul suara “tek” di seputar shock depan dari Honda Vario. Analisisnya, timbulnya suara lantaran pegas di dalam tabung shock punya karakter ulir renggang (lebih empuk), mulai dari atas sampai bawah sehingga pada saat posisi shock rebound, pegas lebih dulu balik meregang ke atas dan enggak seimbang dengan sirkulasi oli.
Tampilan Honda Vario 2006 dari Sumedang, Jawa Barat, ini bisa dibilang karya terunik atau modifikasi yang ekstrem. Keunikannya, Deden Darmawan, sang modifikator yang membentuk skubek menjadi low rider, justru ke luar dari pakem aliran tersebut. Kemudian, sistem rem belakang juga tak lazim, termasuk penggerak roda memakai komponen mobil.
Umumnya, modifikasi low rider memundurkan roda belakang dengan menambah undur-undur plus menggeser mesin. Namun, Deden dari SS Custom merenggangkan ban dari standarnya lumayan "jauh" sampai 50 cm dengan dibuatkan lengan ayun (swing arm) baru. "Mundur dengan posisi mesin masih di tempatnya," ujar Deden.