Honda Vario Riders Club - The Wolf Riders
|
29 July 2010
OTOMOTIFNET - Yakin, sebagai skutiker, termasuk pemilik produk Honda pasti pernah kesulitan mencari part pengganti atau pendukung buat besutan kesayangan. Bisa emang stoknya enggak ada, kosong atau habis atau malah harganya yang selangit.
Pusing? Enggak perlulah! Cari solusi dengan metode comot komponen alternatif yang pastinya cucok, eh cocok sama milik skutik Anda. Di Honda Vario, Vario CBS dan BeAT bisa terapkan trik itu. “Bisa dari satu merek, atau dari produk motor lain!” bilang Ivo Samudra, mekanik TZT Speedshop. Apa aja? Nih, beberapa di antaranya!
![]() Gbr 1 |
![]() Gbr 2 |







OTOMOTIFNET - Seri 2 Honda Racing School (HRS) yang sedang berlangsung di sirkuit Sentul, kedatangan tamu istimewa. Atas undangan PT Astra Honda Motor (AHM), pembalap MotoGP dari tim Repsol Honda, Dani Pedrosa, akhirnya menginjakkan kaki di Indonesia untuk misi khusus men-support HRS.
Semoga anda belum pernah mengalami yang namanya sepeda motor kesayangan terbakar. Tetapi bukan hal yang mustahil, apabila kita melakukan kesalahan dalam modifikasi sepeda motor yang akibatnya adalah terjadi kebakaran. Cerita mengenai kebakaran sepeda motor dan hasil pengamatan berikut semoga dapat menjadi tips untuk menghindari sepeda motor terbakar.
Karburator vakum alias CV (Constant Velocity) sudah jadi standar motor keluaran terbaru. Bisa dilihat pada Yamaha Mio, Honda Vario, Kawasaki Kaze ZX130, Suzuki Thunder, Suzuki Satria F-150. Teknologinya sudah mengikuti teknologi karburator mobil, pertimbangannya pasti soal konsumsi bahan bakar yang irit plus buka-tutup gas yang halus.
CVT tidak sepenuhnya harus bebas dari debu, oli dan air. Tetap perlu grease alias pelumas kental untuk mengurangi gesekan. Khusus skubek Yamaha, gemuk dijual sepasang dibanderol sekitar Rp 15 ribu. Diklaim sebagai gemuk khusus tahan panas dan tidak gampang meleleh ketika suhu tinggi.


















