header
Login Form
Main Menu
Home
Blog
Brotherhood Links
Kontak Kami
Search
Profil
Struktur Organisasi
On The Spot (Galeri)
Modifikasi
Download
Tips & Trik
Club Vario
Video
mIRC Dalnet
Anda koneksi dari : 38.103.63.17
User Online
Saat ini ada 2 tamu dan 1 anggota online
Forum Terakhir
1: modifikasi vario (9)
2: mau tanya neh ?? (5)
3: Bikin Parkir Vario T... (3)
4: Kulo Nuwun.... (21)
5: Thanks buat OMDE (4)
Jumlah Anggota
668 registered
4 today
4 yesterday
14 this week
14 this month
Last: wildan offline
Statistics
Anggota: 668
Berita: 165
Pranala: 30
Negara Pengunjung
Totals Top 20
 73 % Indonesia
 5 % United States
 5 % Russian Federation
 3 % United Kingdom
 2 % Israel
 < 1.0 % Germany
 < 1.0 % China
 < 1.0 % Japan
 < 1.0 % Unknown
 < 1.0 % Korea, Republic of
 < 1.0 % Brazil
 < 1.0 % India
 < 1.0 % Poland
 < 1.0 % Hong Kong
 < 1.0 % Malaysia
 < 1.0 % Turkey
 < 1.0 % France
 < 1.0 % Italy
 < 1.0 % Philippines
 < 1.0 % Belarus (Byelorussia)
Browser
Totals Top 10
 47 % Internet Explorer 6.0
 11 % Internet Explorer 7.0
 10 % Internet Explorer 5.01
 10 % FireFox 2.0.0.14
 6 % FireFox 2.0.0.12
 5 % Internet Explorer 5.5
 5 % FireFox 2.0.0.11
 3 % FireFox 2.0.0.13
 2 % FireFox 2.0
 < 1.0 % FireFox 3.0
Search ...
Newsflash

KOPDAR : Kamis jam 16.30 wib depan Gedung Sate dan Sabtu Jam 19.00 di XL Center Jl. Riau 

 
Kiat Memilih SPBU
Ditulis Oleh Administrator   
Sabtu, 05 April 2008
Saat ini, sangat mudah untuk mendapati SPBU (stasiun pompa bensin umum). Apalagi di kawasan perkotaan, tak lebih dua kilometer, tersedia pom bensin (demikian sejumlah kalangan menyebutnya) dengan fasilitas pompa digital dan pelataran yang luas.

Namun, pernahkah terpikir bahwa bila salah pilih SPBU, Anda bisa sangat dirugikan. Rugi karena bensin uyang terbeli bisa saja berkualitas buruk dan meter pengukur pada pompa SPBU pun berjalan tak sesuai standar.

ImageTelah menjadi rahasia umum, bahwa kala distribusi bahan bakar minyak (BBM) berlangsung, kala itu pula tindak pidana berjalan. Bensin dari Pertamina dicampur dengan minyak tanah sehingga angka oktannya turun. Ini dilakukan komplotan untuk meneguk keuntungan berlipat ganda. Seperti halnya 'argo kuda' yang sering diterapkan perusahaan taksi nakal, demikian pula meter pompa SPBU, sering tak luput dari tindak kenistaan tersebut. Misalnya, ukuran penunjuk satu liter tapi sebetulnya jumlah BBM yang masuk kurang dari volume tersebut.

Lalu, bagaimana mengetahui bahwa BBM mobil berkualitas buruk dan jumlahnya pun tak sesuai takaran. Sebetulnya, dengan beberapa pengamatan dan pengujian sederhana pada mobil bersangkutan, bisa diketahui kemungkinan itu. Berikut beberapa hal yang perlu menjadi perhatian konsumen kala memilih SPBU.
Selengkapnya...
 
Memilih dan Merawat Ban Motor
Ditulis Oleh Web Admin   
Jumat, 04 April 2008
By Girifumi

Di kalangan bikers ban merupakan peranti standar yang wajib ada. Ya iyalah, gimana bisa ‘nggelindhing tanpa ban? Banyak pilihan dalam memilih ban mulai dari jenis tubeless dan pakai ban dalam atau tidak. Kesulitan Imagememilih bertambah kian maraknya merek ban dan jenis kembangannya istilah kerennya pattern.

Langkah awalnya yang sederhana adalah memilih ban yang di bannya terdapat label SNI. Untuk mendapatkan label SNI ini perusahaan ban maupun importir harus melakukan pengujian di laboratorium yang telah ditunjuk di Indonesia. Sample diambil dari pabrik ataupun yang ada di pasaran kemudian disegel sedemikian rupa lalu dikirimkan ke laboratorium.

Pemutakhiran Terakhir ( Jumat, 04 April 2008 )
Selengkapnya...
 
Pertamax Vs Premium
Ditulis Oleh dekeizer   
Kamis, 03 April 2008
Pertamax Vs Premium
Pilih Sesuai Kompresi

Harga Pertamax dan Pertamax Plus melangit, membuat anda memilih menggunakan premium
,sudah pasti tenaga akan berkurang. Wajar saja karena angka oktan keduanya berbeda.
Pertamax dipatok 92-95, sedangkan Premium di angka 82. Angka oktan menyatakan kandungan
molekul iso oktan di bensin. Molekul ini yang menahan terjadinya
mengelitik atau detonasi. Sehingga makin tinggi oktan, kuat terhadap kompresi tinggi.

Kompresi berbanding lurus dengan angka oktan. Kompresi wajib diimbangi oktan tinggi.
Kesesuaian angka oktan dengan kompresi akan memperkecil kemungkinan terjadi gejala
menggelitik.
Pemutakhiran Terakhir ( Rabu, 14 Mei 2008 )
Selengkapnya...
 
Honda Raja di Dunia Roda Dua
Ditulis Oleh Web Admin   
Senin, 31 Maret 2008

PADANG—Kalau ditanyakan kepada khalayak ramai, sepeda motor apa yang terbukti bandel dan irit di Indonesia ini, tentu mereka berucap sama, Honda! Dan jika ditanyakan lagi sepeda motor merek apa yang terbukti tangguh sejak puluhan tahun dan bernilai jual tinggi serta pemakaian BBMnya paling irit, mereka juga mengucap satu kata, Honda!

Merek Honda secara tidak resmi sudah tertanam di benak rakyat Indonesia. Itu bisa dibuktikan manakala kita mendengar percakapan keseharian masyarakat Indonesia tentang sepeda motor. Mereka kadangkala mengatakan Honda untuk menyebut sepeda motor. Di Sumatra Barat hal itu memang terjadi. Masyarakatnya menyebut sepeda motor dengan Honda. Tidak merek lain. Hal ini sudah terjadi sejak produk Honda menyerbu Sumbar sejak tahun 1970-an. Mungkin di daerah lain fenomena seperti ini juga terjadi.
Pemutakhiran Terakhir ( Sabtu, 03 Mei 2008 )
Selengkapnya...
 
Merawat Helm
Ditulis Oleh Web Admin   
Sabtu, 29 Maret 2008
Merawat Helm
Di negara tropis dan berdebu, pemakaian helm pasti tak sebatas karena pertimbangan pengamanan. Melindungi diri dari panas dan terpaan debu juga menjadi faktor penting, sehingga pengendara motor memerlukan helm, khususnya dari jenis full face --dengan penutup kaca pada seluruh muka.

Namun, betapa pun helm dipakai untuk melindungi terpaan panas dan debu, piranti ini juga bakal menggangu pemakainya bila salah merawatnya. Bau apek dan kaca berjamur bakal menjadi gangguan paling sering muncul, bila pemakai tak merawatnya dengan baik. Majalah Motoriders terbitan terakhir menuliskan sejumlah tips untuk perawatan helm sebagai berikut:
Pemutakhiran Terakhir ( Rabu, 14 Mei 2008 )
Selengkapnya...
 
7 Peti Mati (7 Deadly Bins)
Ditulis Oleh Web Admin   
Sabtu, 29 Maret 2008

Artikel berikut adalah 7 skenario tabrakan yg didasari dari kecelakaan yg sebenarnya dimana si pengendara2 motor ybs tewas. Mereka tak sempat menerangkan apa yg salah, jadi dibuatlah skenario ini, menghindari maut dan tetap selamat dgn mempelajari kesalahan mereka.

1. Perpotongan Jalur Berbahaya (Junction Jeopardy)

Pembunuh nomor satu, tabrakan di perpotongan jalur selalu sama dan berakibat serius, dapat terjadi pada siapa saja yg biasanya pengendara lain yg terlibat mengklaim bahwa mereka tak melihat ada motor datang, meskipun begitu pengendara motor bisa menghindari dgn defensive riding dan tetap awas.

Apa yg salah :
Pengendara motor berjalan di belakang sebuah mobil, ketika mobil tsb belok kiri, motor melaju bermanuver melewati mobil tsb di sisi kanan, ternyata dari arah kiri ada mobil lain yg melaju baik lurus maupun belok kanan/kiri.
Pemutakhiran Terakhir ( Sabtu, 29 Maret 2008 )
Selengkapnya...
 
Tip's Hemat BBM
Ditulis Oleh Web Admin   
Jumat, 28 Maret 2008

Sumber : http://bima.ipb.ac.id/~anita/tips_hemat_bbm.htm

Tip's Hemat BBM

(Terimakasih buat Wiwied yang sudah mengirimkan tips ini)

Macet boros, ngebut pun boros

Laporan Strategic Urban Road Infrastructure (SURIP) pada 1997 menunjukkan karakteristik transportasi perkotaan Indonesia dicirikan oleh kemacetan yang kian serius. Salah satu penyebabnya, perilaku mengemudi pemakai jalan yang tidak disiplin. Kemacetan ini memboroskan BBM senilai sekitar Rp 10 triliun/tahun. Itu baru tahun 1997, apalagi
sekarang dengan semakin bertambahnya jumlah kendaraan yang ada di jalanan, mungkin kita juga bisa melihat hal itu, berapa kali peningkatan jumlah kendaraan dari tahun ke tahun ?

Dalam kemacetan, sekitar 20% waktu kerja mesin dihabiskan dalam 0 km/jam alias berhenti. Berhenti dengan mesin hidup sama artinya dengan membuang BBM, karena ranmor (kendaraan bermotor) sedang kehilangan fungsinya sebagai alat transportasi.

Ketika kendaraan mulai diakselerasi (digas), mesin harus mengatasi gaya inersia yang timbul akibat percepatan dengan cara membakar BBM ekstra.Baru beberapa meter bergerak, ranmon sudah harus direm (deselerasi) hingga berhenti kembali. Ketika menginjak pedal rem, pedal gas tentunya dilepas.Pada waktu itulah sejumlah BBM yang telanjur meninggalkan tangki BBM tidak akan terbakar dan terbuang percuma.

 

Selengkapnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 13 - 24 dari 72
 
Latest News
Popular
Slide Show Galeri
YM! H-VRC
Dekeizer
Apiet
Kampoengjava
Olga
Omde
HVRC000
Juragan Roti
Gabung Milis HVRC






persib bandung




MARCHANDISE


Side Bag Rp.125.000,-, Topi Rp. 22.500,-
Hub : 0818644816


Powered by  MyPagerank.Net