header
Login Form
Main Menu
Home
Brotherhood Links
Kontak Kami
Search
Profil
Struktur Organisasi
Modifikasi
Download
Tips & Trik
Club Vario
Video
mIRC Dalnet
Syarat Pendaftaran
Foto Galeri
Anda koneksi dari : 38.103.63.58
User Online
Saat ini ada 1 anggota online
Jumlah Anggota
951 registered
0 today
1 yesterday
16 this week
17 this month
Last: adhy online
YM! H-VRC
Dekeizer
Apiet
Kampoengjava
Omde
HVRC000
Juragan Roti
Steven
Cek E-mail
Pengguna
Sandi
Statistics
Anggota: 952
Berita: 194
Pranala: 37




Powered by IP2Location.com
Negara Pengunjung
Totals Top 20
 78 % Indonesia
 6 % Russian Federation
 5 % United States
 2 % United Kingdom
 < 1.0 % Germany
 < 1.0 % Israel
 < 1.0 % Japan
 < 1.0 % Unknown
 < 1.0 % China
 < 1.0 % Korea, Republic of
 < 1.0 % Malaysia
 < 1.0 % Saudi Arabia
 < 1.0 % Brazil
 < 1.0 % Hong Kong
 < 1.0 % Turkey
 < 1.0 % Poland
 < 1.0 % India
 < 1.0 % France
 < 1.0 % Netherlands
 < 1.0 % Canada
Browser
Totals Top 10
 47 % Internet Explorer 6.0
 12 % Internet Explorer 7.0
 11 % Internet Explorer 5.01
 7 % FireFox 3.0.1
 6 % FireFox 2.0.0.14
 4 % FireFox 3.0.3
 4 % FireFox 3.0
 4 % FireFox 2.0.0.12
 3 % FireFox 2.0.0.16
 3 % FireFox 2.0.0.11
Search ...
Newsflash
Gathering Vario Jawa Barat & Sekitar Tanggal 24-25 Januari 2009. - Safety Riding Capaign - Sunatan Massal - Donor Darah - Invitasi Bilyar antar Club Vario
 
Untung Rugi Tubeless dan Ban Dalam PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Web Admin   
Kamis, 03 Januari 2008
Maraknya pelek racing juga diikuti virus ban tubeless di motor. Tentu ada untung dan ruginya juga. Jenis tubeless untuk motor memang lebih berorientasi pada aspek praktis dan ukuran.

Selain praktis, tubeless juga cukup safety karena saat ban bocor tidak langsung kempes abis layaknya ban dalam. Jadi, ketika motor di geber dan mendadak kempes tidak langsung jungkir balik. Kelemahannya, ban tubeless lebih keras dibanding model ban dalam. sehingga, saat sering terjadi benturan secara drastis, efeknya akan lebih parah dibanding ban dalam. "Kan dampaknya tidak hanya ke ban tapi ke pelek, sok dan lainnya. Makanya kurang cocok jika untuk jalan yang kurang bagus. Buktinya motocross justru lebih bagus pake ban dalam kan?," analisis agung Yulianto, Product Design PT. Suryaraya Rubberindo Industries produsen ban FDR.

Untuk motor yang sering lahap jalur menantang dan kurang rata, mending berfikir dua kali untuk aplikasi ban tubeless. Paling enak dan pas adalah untuk jalan perkotaan.

Kelemahan lain, ban tubeless tidak direkomendasikan jika sudah banyak tambalannya. Meski masih bagus, tetap harus ganti. Karena sudah tidak rata dan bisa bikin roda  bergoyang saat dibawa jalan. Sementara model ban dalam lebih ekonomis. Karena,  asal ban masih dalam kondisi bagus masa pakai masih bisa, ya tidak ada masalah meski sudah beberapa kali ganti ban dalam.


Sumber : Motor Plus
Pemutakhiran Terakhir ( Kamis, 03 Januari 2008 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >