|
Untung Rugi Tubeless dan Ban Dalam |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Web Admin
|
|
Kamis, 03 Januari 2008 |
Maraknya pelek racing juga diikuti virus ban tubeless di motor. Tentu ada untung dan ruginya juga. Jenis tubeless untuk motor memang lebih berorientasi pada aspek praktis dan ukuran.
Selain praktis, tubeless juga cukup safety karena saat ban bocor tidak langsung kempes abis layaknya ban dalam. Jadi, ketika motor di geber dan mendadak kempes tidak langsung jungkir balik.
Kelemahannya, ban tubeless lebih keras dibanding model ban dalam. sehingga, saat sering terjadi benturan secara drastis, efeknya akan lebih parah dibanding ban dalam. "Kan dampaknya tidak hanya ke ban tapi ke pelek, sok dan lainnya. Makanya kurang cocok jika untuk jalan yang kurang bagus. Buktinya motocross justru lebih bagus pake ban dalam kan?," analisis agung Yulianto, Product Design PT. Suryaraya Rubberindo Industries produsen ban FDR.
Untuk motor yang sering lahap jalur menantang dan kurang rata, mending berfikir dua kali untuk aplikasi ban tubeless. Paling enak dan pas adalah untuk jalan perkotaan.
Kelemahan lain, ban tubeless tidak direkomendasikan jika sudah banyak tambalannya. Meski masih bagus, tetap harus ganti. Karena sudah tidak rata dan bisa bikin roda bergoyang saat dibawa jalan. Sementara model ban dalam lebih ekonomis. Karena, asal ban masih dalam kondisi bagus masa pakai masih bisa, ya tidak ada masalah meski sudah beberapa kali ganti ban dalam.
Sumber : Motor Plus |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Kamis, 03 Januari 2008 )
|