|
Ditulis Oleh Web Admin
|
|
Kamis, 03 Januari 2008 |
AWAS JALAN BETON Galian jalanan mengandung bahaya tersendiri, jalan sulit diprediksi. Begitu juga pembangunan jalur busway di sebagian wilayah Jakarta yang terus dilakukan tanpa peduli macet.
Sama seperti pelebaran jalan yang menggunakan beton. Itu jelas membuat pengendara harus ekstra waspada mengatisipasi aspal beton yang berganti-ganti. Belum lagi pasir berserakan di antara bahu jalan.
Dalam kondisi ini, kurangi penggunaan rem depan untuk mencegah motor terpeleset. Juga diingatkan untuk lebih berhati-hati ketika berpindah dari aspal ke beton atau sebaliknya.
WET RACE Perjalanan dihadang hujan. Kalau di balap biasanya bakal keluar papan peringatan bertuliskan wet race atau balap berlangsung dengan aspal basah. Artinya, daya digit ban terhadap aspal dan beton benar-benar diuji. Kondisi ban, tekanan angin dan stabilitas di tiap bagian roda jadi patokan penting agar selamat melibas jalur ini.
Waspada dan tidak melewati kecepatan di atas 80 km/jam. Khususnya skubek yang berdiameter roda lebih kecil, handling dan kecepatan harus diwaspadai lebih karena rentan terjerembab di jalan bergelombang dan lubang yang sewaktu-waktu menghadang.
Paling memungkinkan, kurangi tekanan angin ban sekitar 4 psi depan-belakangdari kondisi normal, 24 psi. Bukan cuma itu, rider wajib lebih mengutamakan engine brake ketimbang rem. Pindahkan tinggi ke rendah secara perlahan dengan gas halus untuk menghindari roda mengunci. sebaiknya urut gas lembut agar ban belakang tidak sliding.
REL UNDANG PETAKA Waspada memang harus dan kudu ketika melewati pintu perlintasan kereta api (KA). Lebih waspada lagi kalau kebetulan melibas rel di saat hujan. Pastikan dan cermati posisi rel yang akan dilibas. Usahakan lurus agar tidak ada peluang ban untuk bergesar.
MACET BERLUMPUR Pilihlah jalan bekas lintasan truk atau mobil. Dengan begitu lumpur tak menggenang dan roda motor bisa mencengkeram lebih baik. Ingat teknik pengereman jalan kering dan licin berbeda. Kering dominan roda depan sedang basah 50 persen roda depan dan 50 persen roda belakang.
PAKU DAN BESI BETON Pada saat hujan, kotoran atau sisa paku dari proyek biasanya ngumpul bertebaran di pinggir jalan. Untuk itu, hindari berkendara terlalu ke pinggir. Kemungkinan ban boro bisa di antisipasi.
ZIG ZAG MINIMAL 4 M Jarak minimal 4 meter dengan formasi zig zag sangat diperlukan untuk menghindari tabrakan beruntung. Terlebih di jalan macet dan hujan. Setiap rider harus selalu berhitung kemungkinan terburuk dan halangan di depan.
sumber : Motor Plus |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Jumat, 18 Januari 2008 )
|