header
Login Form
Main Menu
Home
Brotherhood Links
Kontak Kami
Search
Profil
Struktur Organisasi
Modifikasi
Download
Tips & Trik
Club Vario
Video
mIRC Dalnet
Syarat Pendaftaran
Foto Galeri
Anda koneksi dari : 38.103.63.58
User Online
No users online
Jumlah Anggota
934 registered
0 today
0 yesterday
0 this week
0 this month
Last: assik offline
YM! H-VRC
Dekeizer
Apiet
Kampoengjava
Omde
HVRC000
Juragan Roti
Steven
Cek E-mail
Pengguna
Sandi
Statistics
Anggota: 935
Berita: 188
Pranala: 37




Powered by IP2Location.com
Negara Pengunjung
Totals Top 20
 76 % Indonesia
 7 % Russian Federation
 6 % United States
 2 % United Kingdom
 < 1.0 % Germany
 < 1.0 % Israel
 < 1.0 % Japan
 < 1.0 % China
 < 1.0 % Unknown
 < 1.0 % Korea, Republic of
 < 1.0 % Brazil
 < 1.0 % Malaysia
 < 1.0 % Hong Kong
 < 1.0 % Turkey
 < 1.0 % Poland
 < 1.0 % India
 < 1.0 % France
 < 1.0 % Netherlands
 < 1.0 % Saudi Arabia
 < 1.0 % Canada
Browser
Totals Top 10
 46 % Internet Explorer 6.0
 13 % Internet Explorer 5.01
 11 % Internet Explorer 7.0
 7 % FireFox 2.0.0.14
 6 % FireFox 3.0.1
 4 % FireFox 2.0.0.12
 4 % FireFox 2.0.0.16
 3 % FireFox 3.0.3
 3 % FireFox 3.0
 3 % FireFox 2.0.0.11
Search ...
Headline News
Newsflash
Merawat Helm PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Web Admin   
Sabtu, 29 Maret 2008
Merawat Helm
Di negara tropis dan berdebu, pemakaian helm pasti tak sebatas karena pertimbangan pengamanan. Melindungi diri dari panas dan terpaan debu juga menjadi faktor penting, sehingga pengendara motor memerlukan helm, khususnya dari jenis full face --dengan penutup kaca pada seluruh muka.

Namun, betapa pun helm dipakai untuk melindungi terpaan panas dan debu, piranti ini juga bakal menggangu pemakainya bila salah merawatnya. Bau apek dan kaca berjamur bakal menjadi gangguan paling sering muncul, bila pemakai tak merawatnya dengan baik. Majalah Motoriders terbitan terakhir menuliskan sejumlah tips untuk perawatan helm sebagai berikut:

1. Buka kaca penutup, khususnya jenis full face, saat helm tak digunakan. Karena bila dibiarkan tertutup, udara pengap dan bau bekas keringat bakal terus terperangkap di dalam helm. Bau menyengat juga akan timbul bila tak tersentuh sinar matahari dalam waktu lama. Hawa panas dalam helm akan mengendap pada lapisan busa dan inilah yang menyebabkan bau tak sedap.

2. Biasakan menjemur helm setelah penggunaan pada perjalanan jarak jauh. Atau perawatan setidaknya dilakukan sepekan sekali, untuk penggunaan harian di Indonesia. Letakan helm dalam posisi terbalik dengan kaca dan seluruh bagian ventilasi terbuka. Ruang terbuka bagian bawah helm mempercepat penguapan butiran keringat dalam helm. Dan sinar ultra violet matahari mampu menetralisasi bar keringat itu.

3. Ketika menyimpan helm, perhatikan fungsi ventilasi agar tetap terbuka sehingga udara bersirkulasi dengan baik. Salah satu cara termudah, buka kaca dan seluruh lubang ventilasi. Bau sisa keringat akan bersirkulasi dan memiliki jalan keluar untuk menguap.

4. Jangan lupa menaruh wewangian seperti misalnya kapur barus, ketika helm tak digunakan. Namun, hati-hati memilih jenis pengharum untuk itu. Jika menggunakan minyak wangi, maka pilih yang mengandung kadar alkohol rendah. Bila terpaksa memakai pewangi beralkohol tinggi, usahakan saat menggunakannya dalam jumlah sedikit. Karena busa helm cepat kering dan kisut bila sering terkena alkohol.

5. Gunakan pewangi beralkohol tinggi secara tepat, seperti misalnya hanya menyemprotkan sedikit dalam jarak cukup jauh dari target. Lalu bila kaca helm terkena alkohol, segera bersihkan dengan tisu atau kain halus. Sebab, senyawa pewangi ternyata akan mempermudah timbulnya jamur pada kaca helm.

6. Poles bagian luar helm dengan pasta pengkilap secara merata. Fungsinya selain untuk menjaga ketahanan warna helm, debu juga tidak mudah menempel.

7. Selesai dipoles dan diharumkan, simpan helm di tempat bebas debu dan tidak mudah terkena matahari secara langsung. Namun jangan juga menaruh helm pada lingkungan lembab. Supaya wewanggian tak terlalu menyengat, kala menyimpan helm buka seluruh ventilasi dan kaca helmnya. bid
( )

 

sumber : http://www.republika.co.id/suplemen/cetak_detail.asp?mid=4&id=91428&kat_id=105&kat_id1=148&kat_id2=198 

Pemutakhiran Terakhir ( Rabu, 14 Mei 2008 )
 
< Sebelumnya