header
Login Form
Main Menu
Home
Brotherhood Links
Kontak Kami
Search
Profil
Struktur Organisasi
Modifikasi
Download
Tips & Trik
Club Vario
Video
mIRC Dalnet
Syarat Pendaftaran
Foto Galeri
Anda koneksi dari : 38.103.63.58
User Online
Saat ini ada 1 tamu dan 1 anggota online
Jumlah Anggota
951 registered
0 today
1 yesterday
16 this week
17 this month
Last: adhy online
YM! H-VRC
Dekeizer
Apiet
Kampoengjava
Omde
HVRC000
Juragan Roti
Steven
Cek E-mail
Pengguna
Sandi
Statistics
Anggota: 952
Berita: 194
Pranala: 37




Powered by IP2Location.com
Negara Pengunjung
Totals Top 20
 78 % Indonesia
 6 % Russian Federation
 5 % United States
 2 % United Kingdom
 < 1.0 % Germany
 < 1.0 % Israel
 < 1.0 % Japan
 < 1.0 % Unknown
 < 1.0 % China
 < 1.0 % Korea, Republic of
 < 1.0 % Malaysia
 < 1.0 % Saudi Arabia
 < 1.0 % Brazil
 < 1.0 % Hong Kong
 < 1.0 % Turkey
 < 1.0 % Poland
 < 1.0 % India
 < 1.0 % France
 < 1.0 % Netherlands
 < 1.0 % Canada
Browser
Totals Top 10
 47 % Internet Explorer 6.0
 12 % Internet Explorer 7.0
 11 % Internet Explorer 5.01
 7 % FireFox 3.0.1
 6 % FireFox 2.0.0.14
 4 % FireFox 3.0.3
 4 % FireFox 3.0
 4 % FireFox 2.0.0.12
 3 % FireFox 2.0.0.16
 3 % FireFox 2.0.0.11
Search ...
Newsflash
Gathering Vario Jawa Barat & Sekitar Tanggal 24-25 Januari 2009. - Safety Riding Capaign - Sunatan Massal - Donor Darah - Invitasi Bilyar antar Club Vario
 
Dibanding Google, Microsoft Lebih Takut Open Source! PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Kamis, 29 Mei 2008
Dewi Widya Ningrum - detikinet


Jakarta - Meski Google merupakan salah satu ancaman yang kompetitif bagi Microsoft, namun ketakutan lebih besar yang dihadapi Microsoft ada pada open source.

Setidaknya demikian yang dikatakan Chief Software Architect Microsoft, Ray Ozzie, pada konferensi Sanford C. Bernstein Strategic Decisions yang digelar di New York.

linux-ms-150.jpgMenurut Ozzie, meski Google merupakan kompetitor yang sangat kuat, namun open source dianggap sebagai ancaman yang lebih mengganggu bagi model bisnis Microsoft. Para programmer open source dinilai punya kekuatan yang lebih hebat di pasar software.

Jadi, mengapa open source dianggap sebagai ancaman yang lebih besar bagi Microsoft? Ada dua alasan yang dikemukakan Ozzie, seperti dikutip detikINET dari Cnet, Kamis (29/5/2008). Pertama, open source punya pondasi yang kuat dalam menghadapi Microsoft. Google, Yahoo, Facebook adalah diantara 'anak-anaknya' open source, dan mereka adalah kompetitor terbesar Microsoft juga.

Kedua, kehadiran open source mengubah cara pandang konsumen tentang nilai sebuah software, menjadi US$ 0 alias gratis. Namun demikian, Ozzie menyatakan bahwa kehadiran open source membuat Microsoft menjadi perusahaan yang lebih kuat. Mau tidak mau Microsoft harus membuat perubahan model bisnis salah satunya membuat software yang kompatibel dengan produk open source.


Mau pakai Open Source? Mampir dulu dong ke forum Linux & Open Source di detikINET Forum.
( dwn / dwn )
Pemutakhiran Terakhir ( Kamis, 29 Mei 2008 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >