header
Login Form
Main Menu
Home
Brotherhood Links
Kontak Kami
Search
Profil
Struktur Organisasi
Modifikasi
Download
Tips & Trik
Club Vario
Video
mIRC Dalnet
Syarat Pendaftaran
Foto Galeri
Anda koneksi dari : 38.103.63.58
User Online
No users online
Jumlah Anggota
934 registered
0 today
0 yesterday
0 this week
0 this month
Last: assik offline
Statistics
Anggota: 935
Berita: 188
Pranala: 37




Powered by IP2Location.com
Headline News
Newsflash
Waspada Jarak Pengunaan Belt CVT PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Web Admin   
Kamis, 04 September 2008
Ditulis Oleh : Deden M. ImageKadang kita tidak memperhatikan kondisi Belt CVT pada motor matic kita. Karena lokasi yang tersembunyi jadi beberapa hal tersebut terabaikan. Banyak kejadian yang dialami konsumen seperti yang diceritakan oleh salah seorang mekanik JP Racing, ada laporan konsumen yang tiba-tiba CVT beltnya putus. Tetapi kejadian yang paling mengerikan adalah yang dialami konsumen penguna Nouvo Z yang melakukan service di Siam Motor, Konsumen tersebut menggunakan belt after market dan sudah melewati masa penggunaan 15.000 KM. Seorang mekanik Siam Motor tersebut menyarankan konsumennya lebih baik menggunakan belt Original pabrikan, karena dengan kualitas terjamin dan berbahan lebih kuat. Hal senada juga disampaikan mekanik AHASS 1005, menurutnya lebih aman menggunakan belt original, karena bahan karetnya lebih keras, dan padat coba bandingkan dengan produk after market. Selain itu produk pabrikan tentu saja sudah melewati berbagai tahapan pengecekan dan disesuaikan dengan ISO 9001-2000. Belt Original ImageJika Belt Original dengan pemakaian 16000KM, dia tidak lekas putus tetapi diawali oleh munculnya keretakan pada sela-sela belt CVT. gejalanya ditandai dengan tarikan belt seperti sliding, alias gak "Gigit". ket gambar : Pada Gambar terlihat sela belt pada honda vario terlihat retak setelah pemakaian lebih dari 16300 KM. Belt After Market Image after market Perhatikan belt CVT produk after market ini, tampak beberapa lapisan belt terangkat. Belt CVT ini sudah menempuh jarak 15000KM. Awal gejalanya adalah berbunyi mendecit dari arah crankcase. Ket Gambar : Pada Gambar terlihat sela belt pada Yamaha Nouvo Z terlihat retak setelah pemakaian lebih dari 15000 KM. Jadi pada kesimpulannya, tulisan ini bukan bermaksud membandingkan kekuatan belt after market atau produk original, tetapi sebagai pengguna kita harus memperhatikan batas maksimal penggunaan. Biasanya mekanik akan menyarankan penggantian Belt CVT setelah motor menempuh jarak 12.000 KM. Cara lainnya adalah buka CVT satu bulan sekali dan lakukan pembersihan, hal ini mencegah penumpukan debu dan memperpanjang umur "seal" karena terhindar dari debu, begitu menurut bang Bern salah seorang pakar mesin matic. "kalo perlu sesekali disemprot fan belt spray yang buat mobil" tambahnya. Jadi kalo mau lebih aman, periksa CVT motor satu bulan sekali agar kita dapat selalu memantau kondisi komponen motor kita. nara sumber : http://www.otowork.com/index.php?option=com_content&task=view&id=121&Itemid=47 JP Racing, Siam Motor, Bang Bern book : Analysis of an hipotetical CVT with "Flexible teeth"
Pemutakhiran Terakhir ( Kamis, 04 September 2008 )
 
Berikutnya >