|
750 PENGENDARA TEWAS SAAT MUDIK |
|
|
|
|
Ditulis Oleh dekeizer
|
|
Senin, 29 Oktober 2007 |
|
Kayaknya pengendara mesti evaluasi diri. Terutama mudikers yang sudah balik dari kampung halaman. Mudik yang semakin banyak makan korban pengendara enggak stop di sini aja. Balik mudik pun bikers jangan lengah. Solusi dari pembangunan jalur Busway koridor 9 akan membahayakan penunggang kuda besi.
Catatan terakhir dari Posko Operasi Ketupat Direktorat Lalu Lintas Mabes Polri terjadi 1.059 kecelakaan saat mudik Lebaran 2007. Jumlah segitu yang tewas 322 orang. Di kawasan Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur jadi wilayah tempat terjadinya kecelakaan paling banyak. Totalnya sekitar 750 bikers yang mudik tewas tahun ini atau 74,29 persen dari korban kecelakaan. Meningkat sekitar 10 persen dibanding 2006. “Pemudik baru pakai motor bertambah. Ini salah satu penyebabnya. Terus, saya lihat langsung pemudik yang jalan di jam berisiko tinggi. Sekitar pukul 1 subuh,” beber Anggono Iriawan, Instruktur Safety Riding, PT Astra Honda Motor (AHM). Dari informasi yang dikumpulkan beberapa penyebab kecelakaan paling dominan terjadi di jalur alternatif. Kemungkinan di jalur ini sangat berbahaya pada malam hari karena penerangan jalan minim. Kecelakaan juga terjadi akibat kesalahan pengendara. Rombongan mudik amatir yang baru pertama balik kampung seenaknya ngegas motor di jalur mudik. Sampai enggak mematuhi rambu lalu lintas. Balik dari desa pun ancaman menunggu. Pemda DKI memperbolehkan jalur busway koridor sembilan dilewati kendaraan pribadi, termasuk motor. Sayangnya, solusi ini bisa mengancam keselamatan pengendara. “Soalnya jalur Busway yang baru lebih tinggi sekitar 25 cm. Bahaya kalau kondisi jalan licin,” beber Anggono. Niko Fiandri |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Senin, 29 Oktober 2007 )
|