header
Login Form
Main Menu
Home
Brotherhood Links
Kontak Kami
Search
Profil
Struktur Organisasi
Modifikasi
Download
Tips & Trik
Club Vario
Video
mIRC Dalnet
Syarat Pendaftaran
Foto Galeri
Anda koneksi dari : 38.103.63.58
User Online
Saat ini ada 1 tamu dan 1 anggota online
Jumlah Anggota
951 registered
0 today
1 yesterday
16 this week
17 this month
Last: adhy online
Statistics
Anggota: 952
Berita: 194
Pranala: 37




Powered by IP2Location.com
Search ...
Newsflash
Gathering Vario Jawa Barat & Sekitar Tanggal 24-25 Januari 2009. - Safety Riding Capaign - Sunatan Massal - Donor Darah - Invitasi Bilyar antar Club Vario
 
Sebab Ban Luar Ngelipat PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh http://www.motorplus-online.com/   
Sabtu, 24 November 2007
KLIK - DetailPat pat gulipat, ban luar bisa ngelipat. Bukan karena abis melindas ketupat, Bro! Terlebih sampai makan ketupat segala. Wah ngaco. Maksudnya bukan itu. Tapi karena lingkar ban yang bersentuhan dengan pelek kerap meleset. Posisinya jadi nggak center. Ini bisa bikin roda geal-geol.
    
Kejadian ini dialami langsung Ullie Gumilar, desain grafis MOTOR Plus di Honda Vario miliknya. Katanya juga, tanda lingkar ban yang bersentuhan sama pelek kerap berubah. Apalagi setelah dipompa karena ban sedikit rada kempes. Bakal langsung meleset dari pemasangan awal.
    
Bagian pinggir ban itu bahasa tekniknya disebut rim line alias sisi ban. Bagian ini nih yang bersentuhan langsung dengan bibir pelek. Makanya dijadikan patokan saat pemasangan. Tentunya sebagai pedoman agar tidak meleset saat dipasang.

Trus, apa efeknya kalau dipasang nggak sesuai sama rim line. “Kalau enggak, akibatnya goyang saat kecepatan tinggi. Efek kelanjutannya rim line bisa terlipat. Ini bisa terjadi enggak cuma di skubek,” yakin Nasrudin, Technical Service Staff, PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI), produsen Federal dan FDR.
    
Supaya skubek tidak ikutan goyang Inul, perhatikan baik-baik ketika pasang ban. Batas rim line dan bibir Inul eh salah, kok jadi Inul mulu sih, maksudnya sama bibir pelek getooo. Dibikin deh garis di rim line sebagai batas ideal.

Bibir pelek yang menempel tidak boleh lebih dari garis (gbr. 1). “Kerenggangan bibir dan garis mesti sama. Kalau setengah lingkaran, renggangnya ada yang beda. Ini bisa menyebabkan kelipat,” wanti Nasrudin yang berkantor di kawasan Cileungsi, Jawa Barat.
    
Ada cara paling mudah supaya sisi dalam pelek menempel pas di rim line. Idealnya sih, lepaskan roda dari motor. terlebih ketika menambal ban bocor.

Pastinya repot kan. Sebagai panduan, isi angin perlahan sampai melebihi ukuran tekanan standar (gbr. 2). Misal, sampai 40 psi. Terus, kempeskan perlahan sambil ngepasin jarak rim line dengan bibir pelek.

 

PELEK BERMASALAH

KLIK - DetailBan ngelipat bisa juga terjadi karena kondisi bibir pelek bermasalah (gbr. 3). Misal ada bagian yang agak tajam atau tidak rata. Saat ban ditekan, beban dari bobot motor lama-lama bisa bikin rim linetertarik. “Makanya, pastikan kondisi bibir pelek juga tidak bermasalah. Kejadian begini sering terjadi pada pelek aftermarket,” kata Nasrudin.
Pemutakhiran Terakhir ( Sabtu, 24 November 2007 )
 
< Sebelumnya