header
Login Form
Main Menu
Home
Brotherhood Links
Kontak Kami
Search
Profil
Struktur Organisasi
Modifikasi
Download
Tips & Trik
Club Vario
Video
mIRC Dalnet
Syarat Pendaftaran
Foto Galeri
Anda koneksi dari : 38.103.63.58
User Online
No users online
Jumlah Anggota
934 registered
0 today
0 yesterday
0 this week
0 this month
Last: assik offline
YM! H-VRC
Dekeizer
Apiet
Kampoengjava
Omde
HVRC000
Juragan Roti
Steven
Cek E-mail
Pengguna
Sandi
Statistics
Anggota: 935
Berita: 188
Pranala: 37




Powered by IP2Location.com
Negara Pengunjung
Totals Top 20
 76 % Indonesia
 7 % Russian Federation
 6 % United States
 2 % United Kingdom
 < 1.0 % Germany
 < 1.0 % Israel
 < 1.0 % Japan
 < 1.0 % China
 < 1.0 % Unknown
 < 1.0 % Korea, Republic of
 < 1.0 % Brazil
 < 1.0 % Malaysia
 < 1.0 % Hong Kong
 < 1.0 % Turkey
 < 1.0 % Poland
 < 1.0 % India
 < 1.0 % France
 < 1.0 % Netherlands
 < 1.0 % Saudi Arabia
 < 1.0 % Canada
Browser
Totals Top 10
 46 % Internet Explorer 6.0
 13 % Internet Explorer 5.01
 11 % Internet Explorer 7.0
 7 % FireFox 2.0.0.14
 6 % FireFox 3.0.1
 4 % FireFox 2.0.0.12
 4 % FireFox 2.0.0.16
 3 % FireFox 3.0.3
 3 % FireFox 3.0
 3 % FireFox 2.0.0.11
Search ...
Headline News
Newsflash
Kasus Honda Tiger Masih Wajar PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh http://www.motorplus-online.com   
Sabtu, 24 November 2007
KLIK - DetailBunyi kasar di dalam silinder blok mesin Honda Tiger, bukan cuma pepesan kosong. Bahkan, sebagian pemilik sering merasa tidak puas atas jawaban dan perbaikan di bengkel resmi. untuk mendapat kepastian, mereka pun bertanya langsung ke rubrik bengkel Em-Plus.

Seperti diutarakan Ismail dari Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Katanya seolah mewakili beberapa penanya, kenapa kalau pagi atau saat dipanaskan, beberapa detik kemudian mesin Tiger 2006 miliknya timbul bunyi dok...dok...dok... Cukup nyaring dan lumayan menyeramkan (gbr. 1).

Perkiraan Ismail kayaknya oli mesin nggak naik ke atas untuk membasahi cam-shaft, piston, conecting-rod dan crank-shaft. Tapi, saat ditanyakan ke bengkel resmi, katanya per otomatis setelan rantai keteng harus diganti. “Dan anehnya, setelah diganti masalah itu tidak hilang juga. Apalagi sebabnya?” sesal Mail, sapaan karib Ismail. KLIK - Detail

Wajar kalau mereka terus tanya dan tanya lagi. Apa kira-kira sumber suara aneh itu? Apa karena crank-shaft tidak center atau lantaran setingan spuyer dan lubang venturi karbu motor itu diperkecil, sehingga kerja piston semakin berat?

Untuk memastikan penyebab munculnya gejala itu, baiknya tanya langsung ke pabrikan. “Terus terang kami belum dapat laporan keluhan resmi mengenai kasus itu. Namun, dapat kami informasikan bahwa bunyi pada awal mesin dihidupkan (pagi hari atau kondisi dingin) adalah sesuatu yang wajar,” yakin Yudi Yozardi, Corporate Communication Manager, PT Astra Honda Motor mewakili divisi klaim dan servis.

Lanjut Yudi lagi, bunyi timbul karena pada saat itu pelumasan belum sempurna dan menyeluruh. Namun suara akan hilang setelah pelumasan menyeluruh dalam waktu 1-2 menit. Makanya untuk mempercepat, pada saat menghidupkan awal dapat dibantu ‘choke’. Karena akan membantu putaran mesin awal langsung mencapai 1.500 rpm (gbr. 2).

Tapi, kalau memang suara itu dianggap tidak wajar, PT AHM perlu menganalisis lebih dalam pada unit itu. Apakah suara tidak hilang (muncul terus selama mesin hidup). Apakah jenis oli sesuai standar pabrikan dan sebagainya. “Semua itu akan jadi bahan analisis kami,” tutup Yudi.
   

Reporter : Kris Julianto
Fotografer : Gusti Bambang I.J.
 
< Sebelumnya   Berikutnya >